FeaturedRenungan

Bersiapkah Kita?

By December 18, 2017 No Comments

1 Tesalonika 4:16-17 (TB) Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

Shalom saudara-saudara, setiap kita tentu menyedari bahawa kita sudah pun berada di penghujung tahun 2017. Hanya beberapa hari sahaja lagi dan kita pun sudah berada di tahun 2018. Seiring waktu yang sedang berlalu, kedatangan Yesus pun semakin hari semakin hampir, bukan semakin jauh. Yang perlu diingat disini adalah apakah kita sudah siap diangkat bertemu Yesus saat kedatangan-Nya? Dan apakah yang sedang kita lakukan untuk mempersiapkan diri untuk saat pengangkatan?

Tuhan Yesus mengatakan dalam Firman-Nya Matius 7:21: “… bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! Akan masuk ke dalam kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di Sorga. Hal ini bererti bahawa hanya jemaat yang benar-benar melakukan seluruh kehendak Tuhan yang dapat mempersiapkan untuk saat pengangkatan.

Apakah kehendak Tuhan yang harus kita lakukan?

Antara lainnya adalah seperti berikut:

1. Percayalah sepenuh hati kepada Tuhan Yesus – Yohanes 3:16; 14:1

Percaya sepenuh hati kepada Tuhan Yesus ertinya percaya dengan tindakan berdoa dengan iman mengundang Yesus masuk ke dalam hatinya untuk menjadi Tuhan dan juruselamatnya peribadi. Jika kita belum pernah berdoa untuk mengundang Yesus masuk ke dalam hati kita untuk menjadi juruselamst kita, maka bertindaklah sekarang. Katakan: Tuhan Yesus, saya percaya kepadaMu dan mau menerima Engkau saat ini menjadi juruselamat saya. Ampunilah semua dosa saya, dan jadikanlah hidupku menurut kehendakMu…amen!!

2. Lakukanlah pertobatan sejati – Wahyu 2:5

Pertobatan sejati adalah tindakan berhenti berbuat dosa bukan sekadar mengakui dosa itu sahaja. Sebagai contoh: kalau dulu suka mencuri, setelah mengakui dosa itu tidak mau mencuri lagi. Kalau dulu suka berbohong, setelah mengakui dosa itu tidak berbohong lagi, dan begitulah seterusnya.

Pertobatan diperlukan agar dapat mengejar kekudusan. Kerana Firman Tuhan dalam Ibrani 12:14 mengatakan: “….tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan. Tanpa adanya pertobatan tidak mungkin seseorang dapat mengejar kekudusan. Jadi bertobatlah supaya dapat mengejar kekudusan agar kita dapat mempersiapkan diri untuk hari pengangkatan.

3. Lakukan perintah utama Kasihilah sesamamu manusia, seperti dirimu sendiri – Markus 12:31

Kenapa kita diperintahkan untuk mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri? Kerana tidak mungkin orang membenci diri sendiri. Sebaliknya berusaha merawatnya dan menjaganya sebaik mungkin. Jika setiap manusia mau hidup didalam kasih terhadap sesama manusia, pastilah banyak kejahatan terhadap seseorang dapat dibendung seperti kebencian, fitnah, dendam, dan banyak lagi.

Firman Tuhan dalam 1 Petrus 4:8 mengatakan bahawa kasih itu menutupi banyak sekali dosa. Sebab itu, berusahalah untuk hidup saling mengasihi satu dengan yang lain.

Persiapkanlah diri kita untuk saat pengangkatan. Percayalah sepenuh hati kepada Tuhan Yesus, bertobat dan kasihilah satu dengan yang lain.

Lakukan ketiga hal ini, maka kita akan dapat mempersiapkan diri untuk pengangkatan pada saat kedatangan Tuhan Yesus kali kedua ke bumi ini.

Hebats Editor

Hebats Editor

Penulis lead editor dan founder untuk laman web Hebats.Com, bermula daripada hobi rekabentuk grafik, muzik dan membaca artikel, sehinggalah perkongsian melalui laman web ini.

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com