FeaturedRenungan

Yesus Turut Merasakan Penderitaan Kita

Ibrani 4:14-16 (TB) Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

Shalom saudara-saudara, penderitaan dapat saja membuat seseorang semakin kuat dalam menjaga dan mempertahankan imannya dihadapan Tuhan. Namun disisi yang lain, tidak sedikit orang yang kerana penderitaan meninggalkan imannya.

Penderitaan bukanlah alasan untuk meninggalkan iman kepada Tuhan. Kerana Tuhan Yesus sendiri selagi hidup dibumi telah mengalami pencobaan yang berat yang sebenarnya sudah tidak dapat tertanggung oleh seorang manusia, apa lagi menanggung penderitaan kerana hukuman keatas kesalahan yang Ia sendiri tidak pernah lakukan (ayat 15)

Dengan itu, Tuhan Yesus mau memberi pertolongan kepada setiap anak-anak-Nya yang sedang mengalami berbagai penderitaan, Kerana Ia sendiri pernah mengalami penderitaan. Pernah merasa lapar, haus, sedih, menangis, dibenci, ditentang, ditolak, dihina, tidak dihargai, dan akhirnya dihukum bunuh dikayu salib (Markus 15:15).

Tetaplah bersabar, walau pun orang disekeliling kita tidak memahami pergumulan, kesusahan, dan penderitaan kita. Namun Tuhan Yesus ada yang benar-benar memahaminya dan mengerti segala keperitan hidup kita.

Apakah pergumulan anda selama ini? Anda sering sakit, kelaparan, mengalami penolakan, dibenci, dihina, dicaci maki, diperolokkan, ditipu? Percayalah,Tuhan Yesus sumber kekuatan, kemenangan, kesembuhan, penghiburan dan semangat baru dalam kehidupan kerana Yesus sentiasa mau memberi yang terbaik bagi anak-anak-Nya.

Jangan meninggalkan iman saat mengalami berbagai penderitaan dan pergumulan. Sebaliknya mari datang kepada Yesus dan bersandar kepada-Nya dengan hati yang percaya.

Kerana Ia sendiri telah menderita, maka Ia mau menghibur dan menguatkan kita, bahkan menjadikan hidup kita sebagai bejana yang mulia bagi-Nya. Kerana dalam segala pergumulan hidup kita, Yesus turut merasakan penderitaan kita (Ibrani 4:14-15, Kisah Rasul 9:1-4).

Hebats Editor

Hebats Editor

Penulis lead editor dan founder untuk laman web Hebats.Com, bermula daripada hobi rekabentuk grafik, muzik dan membaca artikel, sehinggalah perkongsian melalui laman web ini.

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com