Motivasi

Melayani Adalah Kunci Sukses Anda

By July 7, 2010 No Comments

“Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.” – Kejadian 1:26-27

 

Ketika Tuhan menciptakan manusia, Dia berkata, ”Aku menciptakan manusia untuk berkuasa, untuk bertambah banyak, untuk memenuhi bumi dan menaklukkannya.” Tuhan menciptakan manusia untuk kebesaran dan kesuksesan. Dan untuk itu, Tuhan telah menanamkan benih kebesaran di dalam setiap orang. Dia sudah merajut DNA khusus di dalam manusia yang membuat manusia ingin berhasil dan sukses, tidak terkecuali jenis kelamin, suku, ras atau status sosial.

 

Bagaimana kita mengembangkan semua benih itu supaya termanifestasi menjadi keberhasilan? Bagaimana seseorang bisa berhasil menurut Tuhan? Lukas 22:24-27 mencatat pertengkaran murid-murid Yesus mengenai siapa dari antara mereka yang paling sukses. Yesus berkata kepada mereka: ”Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan… Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan.”

Dari sudut pandang dunia, orang dianggap besar bila banyak orang melayaninya. Tetapi di kerajaan Allah, justru sebaliknya. Untuk menjadi besar, Anda harus menghitung berapa banyak orang yang sudah Anda layani.

Apa yang dimaksud dengan melayani? Kata ”melayani” yang dimaksud oleh Yesus mempunyai makna yang dalam, dan tidak identik dengan pembantu. Yang Yesus maksudkan adalah sikap melayani, bukan profesi melayani.

Sikap melayani adalah sikap yang sama sekali tidak mementingkan diri sendiri, tetapi sebaliknya memikirkan apa yang bisa diberikan demi kebaikan orang lain. Pembantu rumah tangga mempunyai profesi melayani, tetapi belum tentu memiliki sikap melayani. Suatu perbedaan yang tampaknya kecil, tetapi berarti di mata Tuhan.

Dengan mengadopsi sikap melayani, Anda sudah secara langsung menyalurkan potensi dan keahlian Anda pada jalur Tuhan – sama seperti ketika murid-murid Yesus menyerahkan lima roti dan dua ikan kepada Yesus. Ketika Anda melayani, Anda sedang mengkontribusikan potensi Anda ke dalam visi Tuhan. Pada waktu itu, Tuhan akan memultiplikasikan potensi dan benih kebesaran itu menjadi sesuatu yang tidak pernah Anda pikirkan sebelumnya. Anda akan menjadi orang yang diberkati luar biasa.

Dalam kasih-Nya, 
Maria Magdalena Ministries 
www.mmmindo.org 
Copyright 2008

Sumber : SahabatSyurgawi.Net
Credit Foto : http://www.indrigautama.org/

 

Hebats Editor

Hebats Editor

Penulis lead editor dan founder untuk laman web Hebats.Com, bermula daripada hobi rekabentuk grafik, muzik dan membaca artikel, sehinggalah perkongsian melalui laman web ini.

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com