Tuhan dan juga Bisnes

0
25

Kejarlah Tuhan bukan berkat-Nya. Siapa yang tidak ingin hidup berkelimpahan dan penuh berkat? Tentu kita semua mau hidup yang diberkati. Tetapi manusia memiliki satu kecenderungan semakin dia diberkati semakin dia terikat dengan berkat itu.

Banyak yang ketika dia belum memiliki apa-apa dia berpuasa sesering mungkin, rajin berdoa dan berusaha mendekatkan diri dengan Tuhan. Ada yang berdoa kepada TUHAN agar perniagaannya​ maju, tetapi akhirnya ketika berkat dari Tuhan itu sudah diberi kepadanya, bisnesnya​ sudah maju, dia mulai melupakan Tuhan dan akhirnya terikat pada bisnesnya​ itu.

Kita harus sedar bahawa kita hidup di dunia ini bukan untuk mengejar berkat Tuhan. Kita hidup untuk mengejar Tuhan. Jika kita hidup hanya untuk mengejar berkat Tuhan, maka kita tidak akan pernah mengenal Tuhan kita.

Saudara mari kita fahami tentang ini. Ketika kita mengejar Tuhan dengan sendirinya berkat itu akan datang pada kita, tapi ketika kita hanya mengejar berkat-Nya, belum tentu kita akan mendapat hati Tuhan. Bagi Tuhan, membuat kita hidup berkelimpahan itu semudah membalikan telapak tangan. Tapi jika kita sampai saat ini merasa belum diberkati maka mari kita lihat kedalam diri,
apakah yang kita kejar selama ini.

JANGAN LUPA TUHAN SEANDAINYA KAMU SUKSES DALAM BISNES

Apakah kita ikut Tuhan selama ini untuk mendapatkan hati Tuhan atau hanya mengejar berkat-Nya. Jangan sampai salah fokus. Tetap fokus pada Tuhan dan jangan melencong ke kiri atau ke kanan. Jangan sampai menjadi orang kaya yang lebih sulit masuk syurga dibandingkan unta masuk ke lubang jarum.

Mari kita minta kepada Roh Kudus, hati yang tetap fokus pada​ Tuhan.

Jangan kita tergoda oleh perkara-perkara duniawi, maka kita akan melihat kemuliaan Tuhan terjadi dalam hidup kita.

Aku berkata kepada kamu: Lebih mudah bagi seekor unta memasuki lubang jarum, daripada seorang kaya menikmati Pemerintahan Allah.” (Matius 19: 23)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here