Ada Apa Dengan Hyper-Grace / Injil Kemakmuran?

0
55

Beberapa hari  yang lalu, timeline di media sosial : Facebook, Twitter ada diviralkan tentang ajaran / pendekatan “Kristianiti” yang dikenali sebagai “Hyper-Grace“. Saya amat tertarik juga dengan apa yang diviralkan (walaupun ini bukan kali pertama mendengar tentang nya), lalu saya membuat sedikit research extra yang menarik untuk dikongsikan di Hebats.Com.

truth

Ya, sejak beberapa dekad lalu kita telah banyak mendengar mesej rohani berbentuk motivasi berbanding mesej pure tentang firman Tuhan. Benar, syok juga bila kita diperdengarkan dengan mesej “Yang baik-Baik Saja” berbanding mesej tentang sesuatu yang ditegah Tuhan. Kan?  Memang mesej motivasi itu berlatar-belakangkan Firman dan bersifat Alkitabiah tetapi lebih kepada prosperity atau dengan kata BMnya kemakmuran/kesejahteraan/kesenangan. Saya sendiri tidak pasti adakah pengajar “Hyper-Grace” ini setuju dengan istilah “HYPER-GRACE“. Sebab ada banyak istilah yang diberikan : Radical grace, modern grace, grace revolution, gospel revolusion, cheap grace . Namun apapun istilahnya, saya harap kita semua boleh dapat input dan maksud daripada apa yang cuba disampaikan di sini.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yoh 3:16)

Adakah menceritakan tentang KASIH KARUNIA YESUS itu sesuatu yang SALAH?

Bagi saya, TIDAK SALAH LANGSUNG!  Jadi, apa yang tidak betulnya? Simple. Yang tidak betulnya adalah jika DOSA, LARANGAN atau PERINTAH Tuhan itu kita SEMBUNYIKAN. The TRUTH will SET YOU FREE, by the way. Ingat.

Keselamatan bukanlah dari hasil usaha atau apa yang dicipta oleh manusia. Keselamatan sebenar-benarnya adalah kasih karunia/anugerah daripada Allah, inisiatif Allah dan karya Allah sendiri yang diberikan kepada manusia secara GRATIS. Kasih karunia (GRACE) adalah kasih Allah di dalam Yesus Kristus yang olehnya manusia diselamatkan dan hidup didalamnya. Akan tetapi apabila the Grace of God ini dinyatakan/disampaikan secara terlebih dos/melampau-lampau makanya inilah menjadikan mesej yang disampaikan itu menjurus kepada segala yang sedap didengar oleh telinga sahaja. Ini bahaya. Mengabaikan LARANGAN Tuhan hanya kerana kita mahu menyenangkan hati orang yang mendengarkan firman Tuhan yang ingin kita sampaikan adalah MEMUDARATKAN kehidupan rohani kita. Sebagai contohnya tentang DOSA. Sibuknya kita menceritakan berita baik itu sampai kita lupa mengingatkan teman kita tentang dosa.

Apa itu Dosa?

Dosa adalah segala sesuatu yang tidak sesuai atau mencapai standardnya Tuhan.  Segala hal yang tidak sesuai dengan hukum Tuhan dalam bentuk tindakan, perbuatan atau keadaan adalah dosa. Dengan kata lainnya, setiap hal yang bertentangan dengan karakter Allah yang kudus adalah dosa. Jangan abaikan itu. Apa yang salah, tetap salah. Percaya akan Tuhan tapi tetap melakukan dosa atau sesuatu yang Tuhan tegahkan tidak akan menyelamatkan kita. Kita harus kembali kepada Tuhan. Pertobatan.

Adakah anda setuju dengan ungkapan “Once Saved, Always Saved” (Sekali anda diselamatkan, anda akan tetap selamat) ? Adakah dengan keselamatan yang anda terima sebelum ini dan dosa yang ada lakukan selepas diselamatkan itu tidak akan dikira lagi? Ia akan lenyap begitu saja tanpa perlu kita minta pengampunan dari Tuhan setelah kita sedar? Renungkan. Yes, God have Mercy. Kita sendiri juga harus sedar akan salah pelanggaran kita,  dan harus datang kembali kepada Tuhan.

Mengajar dengan mengambil SEBAHAGIAN daripada kebenaran Alkitab dan menjadikannya seluruh kebenaran, secara peribadi saya katakan ianya bertentangan dengan isi hati Tuhan.

Okay, sumber  http://www.gotquestions.org/hyper-grace.html katakan:

Hyper-grace teachers maintain that all sin, past, present, and future, has already been forgiven, so there is no need for a believer to ever confess it. Hyper-grace teaching says that, when God looks at us, He sees only a holy and righteous people. The conclusion of hyper-grace teaching is that we are not bound by Jesus’ teaching, even as we are not under the Law; that believers are not responsible for their sin; and that anyone who disagrees is a pharisaical legalist.

Adakah Perjanjian Lama tidak relevant dan tidak perlu dirujuk lagi?

200295405-001Ada pandangan atau ajaran dalam “Hyper-Grace” (or whatever name you call it) mengatakan yang Perjanjian Lama ini tidak lagi penting untuk dibaca dan itu hanya sebagai metafora jenis dan simbol mengenai kedatangan Yesus Kristus. Menurut mereka Perjanjian Baru adalah semua tentang kasih karunia dan tidak jauh dengan Hukum Perjanjian Lama.

Hmm, kita lihat dalam perjanjian lama tentang sepuluh hukum (The Ten Commandments) juga diajarkan secara tidak langsung dalam Perjanjian Baru, seperti dalam 1 Yohanes 5:21, yang memerintahkan orang percaya untuk menjauh dari berhala-berhala (dari perintah kedua, mengenai tidak membuat patung pahatan untuk ibadah); dan ketika Yesus berkata bahwa perintah terbesar dalam Hukum adalah untuk mengasihi Tuhan dengan segenap hati, pikiran dan jiwa (Mat 22:37-38), yang sesuai dengan perintah pertama (dalam The Ten Commandments) tentang tidak memiliki ALLAH lain di hadapan-Nya.

Jadi haruskan diabaikan? Semestinya TIDAK!

Wow.

Friends, marilah kita kembali kepada ISI HATI TUHAN yang sebenar-benarnya, tanpa ada apa yang perlu disembunyikan. Ketika Yesus terangkat ke syurga, Ia telah mengutus Roh Kudus untuk tinggal di dalam kita, memimpin kita kepada kebenaran dan kehidupan yang benar di hadapanNya, bersekutu dengan kita dalam persekutuan dan memberi kita hikmat kebijaksaan untuk melakukan reach-out dengan apapun cara yang relevant dan kreatif pada masakini. Ini adalah kasih karunia Allah yang lengkap dan menyeluruh.

“Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu — kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya.” (I Kor 15:2)

Jika ada kesempatan, akan saya kongsikan lagi tentang topik ini. Tujuannya bukan untuk menghakimi sesiapa atau menilai daripada mahzab manapun anda. Apa yang disampaikan di sini adalah untuk melengkapkan iman orang yang percaya supaya kita tidak hanya dihidangkan sesuatu yang indah-indah saja. Kita orang orang percaya harus disiapkan dengan KEBENARAN FIRMAN TUHAN , tidak kira anda suka atau tidak.

Tuhan Berkati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here