Merayakan Kekecewaan

0
38

ImageSetelah menerima Piala Oscar yang kedua, Denzel Washington berkata kepada keluarganya, "Seperti yang sudah saya katakan, jika saya kalah malam ini, saya akan pulang dan kita akan berpesta. Dan, jika saya menang malam ini, saya akan pulang dan kita akan berpesta." Denzel, yang merupakan seorang kristiani, percaya kepada Allah, baik dalam kesuksesan maupun kekecewaan.
 
Pasangan suami istri kristiani yang saya kenal termotivasi untuk mengikuti teladan Denzel. Sang istri melamar sebuah jabatan impian yang baru saja dibuka di tempat kerjanya. Wawancaranya berjalan baik, tetapi ia tahu bahwa ia mungkin tidak akan mendapatkan posisi itu. Suaminya menyarankan, "Mari kita memesan tempat di restoran favorit kita hari Jumat ini untuk merayakan, apa pun hasilnya."

Tak lama kemudian datanglah berita bahwa orang lainlah yang mendapatkan jabatan itu. Namun pada hari Jumat, pasangan suami istri yang kecewa itu tetap merayakannya. Sambil menikmati makanan yang lezat, mereka menghitung berkat-berkat mereka dan memperbarui iman mereka di dalam Allah yang memegang peluang-peluang masa depan di tangan-Nya.
 
Saat sang pemazmur menghitung berkatnya, ia diangkat dari keputusannya dan memuji Allah, katanya, "Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari" (Mazmur 30:12).
 
Apakah Anda sedang menghadapi situasi yang membuat Anda kecewa?
Mengapa Anda tidak mengadakan sebuah perayaan untuk menghitung berkat-berkat Anda, apa pun hasilnya?
 
     Bersyukurlah kepada-Nya dalam kekecewaanmu,
     Masyhurkanlah karunia dan kasih-Nya;
     Ingatlah Dia tak pernah meninggalkanmu
     Dia akan memberkatimu dari surga. –D. De Haan
 
DERITA KEKECEWAAN HANYA DAPAT DIHIBURKAN OLEH HATI YANG BERSYUKUR
SHARE
Previous articleAtheis
Next articleMenanggung Beban

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here