Harga Sebuah Alkitab

0
32

Bacaan: Yohanes 6:60-69
NATS: Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Engkau memiliki perkataan hidup yang kekal (Yohanes 6:68)

Seorang misionaris yang bekerja pada Penginjilan Bawah Tanah menceritakan kisah seorang beriman di Rusia sebelum jatuhnya komunisme di sana. Ketika ia tahu seorang temannya telah memperoleh Alkitab, ia pun memohon untuk meminjam Alkitab itu. Akan tetapi, si pemilik Alkitab membaca buku berharga itu setiap petang sampai pukul 10 malam.

Oleh karena itu setiap malam, selama 8 bulan, dari pukul 10 malam sampai pukul 2 pagi, orang beriman yang setia ini dengan rajin menyalin Alkitab temannya. Akhirnya, ketika beberapa teman kristiani mengunjunginya dengan membawa Alkitab, ia menukarkan karya kasih tulisan tangannya itu dengan beberapa buah Alkitab.

Bayangkanlah bila Anda tidak dapat memperoleh Alkitab. Berapa banyak uang yang rela Anda bayarkan untuk mendapatkannya? Mari kita renungkan pertanyaan ini dengan lebih mendalam!

Ketika ajaran Yesus mulai "mengganggu" orang-orang yang mengikuti-Nya, banyak orang memilih untuk meninggalkan-Nya (Yohanes 6:60-66). Maka Dia pun bertanya kepada murid-murid-Nya, "Apakah kamu tidak mau pergi juga?" (ayat 67). Petrus menjawab, "Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Engkau memiliki perkataan hidup yang kekal" (ayat 68).

Petrus tahu bahwa Yesus adalah Firman yang hidup, yaitu Allah yang menjelma sebagai manusia. Itu sebabnya, ia bersedia meninggalkan segalanya dalam hidup ini untuk mengikuti Dia yang menjadi Jalan, Kebenaran, dan Hidup.

Apakah kita memiliki komitmen seperti Petrus? Apakah kita memiliki pengabdian seperti orang beriman dari Rusia itu?

Berapakah yang rela kita bayarkan untuk Alkitab? Untuk Tuhan kita?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here