Iman seorang anak

0
16

Saya seorang anak muda yang belum lama mengenal Yesus secara benar. walaupun saya sudah dari lahir beragama kristian. dan saya mau memberikan sedikit dari apa yang saya tau tentang kebenaran dari Firman Tuhan.

Disebuah tempat ada seorang pemain akrobat yang sedang mangadakan sebuah pertunjukan.

Dia hendak menyeberangi sebuah jurang yang sangat dalam hanya dengan seutas tali sambil membawa sebatang kayu. Ketika dia mulai menyeberangi para penonton mulai bertepuk tangan. Dia mengulanginya terus sampai beberapa kali tanpa melakukan satu kesalahan pun, ia melakukannya dengan sangat sempurna.dan semua orang yang melihat takjub dan memberikan tepuk tangan yang sangat meriah dan berkata: Hebat … hebat … hebat

Suatu kali ia bertanya kepada para penonton dan berkata : Siapa yang berani menyeberang jurang ini dengan saya. mereka semua terdiam tak ada seorangpun yang berani… lalu ia bertanya untuk yang kedua kalinya dengan pertanyaan yanga sama tetap saja tak ada seorang pun yang berani. Lalu ia bertanya untuk yang ketiga kalinya, masih dengan pertanyaan yang sama. Mereka semua tetap saja terdiam. Lalu ada seorang anak kecil yang berlari dan menghampiri pemain akrobat tersebut dan berkata: saya Berani menyebrang jurag itu bersama Bapa. Lalu anak ini mulai menyeberang dan seluruh orang terdiam lalu mengulanginya sampai tiga kali. dan pemain akrobat itu melakukannya dengan sempurna dan seluruh penontonpun tepesona.

Kadang hidup kita juga seperti penonton itu. Saat Pendeta bertanya siapa yang percaya Yesus kita semua menjawab saya percaya. tapi kita tidak berani untuk dihadapan pada suatu masalah. Kita hanya sebatas percaya di mulut saja.

Hidup kristian bukan hidup yang janjikan kita bebas dari masalah, hidup Kristian bukan hidup yang janjikan jita tidak akan mengalami pergumulan.

Tapi Hidup Kristian adalah hidup yang janjikan kita jadi pemenang bahkan lebih dari pemenang atas masalah kita..

Masalah boleh ada, pergumulan boleh ada, tapi Allah kita lebih besar dari masalah kita..

Kita sebut diri kita kristian tapi kita takut untuk hadapi masalah bersama Yesus, Kita sebut diri kita kristian tapi saat kota hadapi masalah itu bukan buat kita makin dekat dengan Tuhan tapi itu malah membuat kita makin jauh dengan Tuhan.. Kita sebut diri kita kristian tapi kita tidak dapat menjadi berkat buat orang lain.

Saat ini, saya percaya artikel saya ini akan mangubahkan hidup kita. dan menjadikan kita kuat untuk hadapi masalah.

Apapun masalah kita, apapun pergumulan kita. percaya saat kita berdoa, saat kita percaya Mujizat itu nyata dalam hidup kita.

Tuhan Yesus Memberkati kita semua

Dipetik daripada : AirHidup.Com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here