Jangan Dikuasai Amarah

0
47

Yakobus 1:19-20 (TB) Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.

Kemarahan dan rasa tidak aman berjalan beriringan. Semakin merasa tidak aman, semakin besar amarah yang akan dirasakan. Ketika kita marah, sesungguhnya mulut kita akan mengungkapkan apa yang ada di dalam hati kita. Kerana perkataan kasar yang keluar dari mulut kita menunjukkan bahwa kita memiliki amarah dalam hati kita.

Kenapa seseorang mudah dikuasai amarah?

1. Seseorang akan mudah dikuasai amarah jika hatinya dipenuhi dengan rasa takut dipersalahkan.

– Kerana takut dipersalahkan, maka ia mulai marah-marah lalu mengeluarkan kata-kata kesat dan perkataan negative yang boleh membawa kepahitan kedalam hati orang lain. Dengan tujuan supaya orang tidak berani mempersalahkan dia, seolah-olah dia benar dan orang lainlah yang bersalah. Namun apa kata Firman Tuhan? Yakobus 5:16a mengatakan:

“Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.” Adalah lebih menguntungkan bila kita mengambil sikap saling mengaku kesilapan atau kesalahan lalu meminta maaf kepada seseorang apabila diperlukan, daripada bertengkar dengan seseorang dengan amarah.

2. Seseorang akan mudah dikuasai amarah jika hatinya dipenuhi perasaan yang tidak aman.

– Perasaan hati yang tidak aman menjadi pendorong bagi seseorang untuk mudah dikuasai amarah. Mungkin saja kerana terdapat banyak masaalah, persoalan, dan kekurangan yang dialami menyebabkan ia kehilangan ketenangan dalam jiwanya. Namun masih ada harapan menanti, kerana didalam nama Tuhan Yesus ada damai sejahtera yang membawa ketenangan.

Sebab itu datanglah selalu kepada Tuhan Yesus dengan hati yang percaya, maka jiwamu aman walau ditengah kesulitan. Tuhan Yesus berkata: Damai sejahtera Ku tinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu-Yohanes 14:27.

Yakinlah bahawa Tuhan Yesus mampu memberi damai sejahtera kedalam hati kita sehingga hati kita pun akan merasa aman.

3. Seseorang akan mudah dikuasai amarah jika hatinya dipenuhi kepahitan.

– Jika seseorang mudah mengkritik dan menghakimi kelemahan orang lain, hal itu menunjukkan bahawa hatinya memiliki kepahitan menyebabkan ia asyik memperhatikan kelemahan orang lain lalu mulai mempersalahkan mereka. Didunia ini tidak ada yang sempurna, hanya Tuhan Yesus sahaja yang sempurna. Dalam ketidak sempurnaan pasti terdapat banyak kelemahan.

Itu sebabnya Firman Tuhan menyarankan anak-anak-Nya supaya mengambil sikap saling mengampuni satu dengan yang lain-bdk Efesus 4:32. Mari mulai membuang kepahitan dalam hati, dengan maafkanlah kesilapan masa lalu orang terhadap kita.

4. Seseorang akan mudah dikuasai amarah jika hatinya tidak murni.

– Menyimpan kebencian, ketamakan, dendam, dan iri hati, menyebabkan hati yang tidak murni. Akibatnya apabila ada orang lain lebih maju, lebih berpengaruh, lebih terkenal dari dirinya sendiri, maka ia dengan mudah naik amarah kerana ia sebenarnya takut kehilangan posisi. Jika kita ingin memiliki hati yang murni, maka marilah belajar untuk merendahkan diri, kerana Firman Tuhan mengatakan: “Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan-Lukas 14:11.

Sebab itu milikilah hati yang murni dengan merendahkan diri dan dengan bertobat dari semua sikap hati yang salah maka darah Yesus akan menguduskan hati kita sehingga hati kita kembali murni.

Jangan mau dikuasai oleh amarah dihati, kerana amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran dihadapan Tuhan. Mulailah berdoa kepada Tuhan agar roh amarah yang selama ini telah membelenggu hidup kita diikat dan disingkir keluar dari hidup kita. Jadilah peribadi yang mengasihi dan mengampuni, bukan dikuasai oleh amarah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here