Ketika Jawapan Tuhan Berbeza

0
34

Seorang anak muda kaya datang kepada Yesus dan bertanya kepada-Nya,

“Guru, perbuatan baik apakah yang harus saya lakukan supaya beroleh hidup sejati dan kekal?”
(Matius 19:16)

Awalnya orang muda kaya ini tersenyum lebar ketika Yesus berkata,

“Jangan membunuh; jangaan berzina; jangan mencuri; jangan berikan kesaksian palsu.”
(Matius 19:18)

Itulah jawaban seperti yang diinginkannya. Sebab dia memang sudah melakukan semua hal-hal itu.

Namun mendadak orang muda itu kecewa dan sedih ketika Yesus melanjutkan jawabannya,

“Jika kamu hendak menjadi sempurna, pergilah jual segala sesuatu yang kamu miliki, dan berikan wangnya kepada orang miskin, maka kamu akan beroleh harta disyurga. Kemudian marilah, ikutlah Aku.”
(Matius 19:21)

Itu perkataan yang tidak ingin dia dengar. Itu jawapan yang tidak diinginkannya.

Akhirnya anak muda kaya ini memutuskan untuk pergi dan meninggalkan Yesus kerana mendapat jawaban yang tidak diinginkannya.

Baca (Mat 19:16-26).

Kita kerap berdoa seperti ini:

“Tuhan nyatakan rencana dan kehendak-Mu dalam hidupku”.

Namun seringkali yang kita maksudkan adalah rencana dan kehendak Tuhan yang sesuai dengan rencana dan kehendak kita.

Siapkah kita ketika Tuhan menyatakan rencana-Nya yang berbeza dari rencana kita?

Siapkah kita ketika kehendak Tuhan bertentangan dengan kehendak kita?

Bersediakah kita untuk taat dengan melakukan keinginan Tuhan atas hidup kita?

Berdoa ertinya BERSERAH.

Doa BUKANLAH memaksakan keinginan kita kepada Tuhan.

Bertanya ertinya kita perlu jawapan dari Tuhan.

Bertanya BUKAN ingin mendapatkan jawaban seperti yang kita inginkan.

Kedewasaan rohani kita terlihat dari respons dan reaksi kita saat Tuhan menjawab dengan sesuatu yang tidak kita inginkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here