Musuh Terbesar Kita

0
27

“Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.”
(1 Petrus 5:8)

Iblis itu memang tidak pernah menyerah dalam usahanya menghancurkan hidup orang percaya. Tapi ketika kita pelajari firman Tuhan dengan sungguh-sungguh, kita akan menemukan jawaban bahwa Sebenarnya iblis tidak punya kuasa terhadap orang percaya. Ia telah di kalahkan lebih dari dua ribu tahun yang lalu. Malah sebaliknya kitalah yang diberikan kuasa untuk menginjak iblis dan iblis tidak akan dapat mencelakakan kita. (Lukas 10:19)

Ketika kita lahir baru hidup dalam pertobatan maka roh kita secara automatiknya berubah menjadi anak Allah, dan posisi kita berada di atas iblis (Roma 8:14-15) dan Roh Allah yang ada di dalam kita lebih besar dan berkuasa dari pada roh-roh dunia ini, (1 yoh 4:4). Lalu apa yang membuat orang percaya (Kristian) menganggap setiap musibah yang terjadi dalam hidupnya adalah karena diserang iblis? Untuk jawaban pertanyaan ini di perlukan kerendahan hati. Kita perlu menggali dan mengenali cara hidup kita, “kenapa iblis menyerang hidup ku? Sebabnya apa? ”

Jika persoalan kehidupan yang kita alami karena Tuhan ingin mendidik kita, maka sekalipun berat, kita tidak perlu takut, persoalan itu tidak mungkin mencelakan kita, karena Tuhanlah yang memegang kendali atas setiap persoalan yang di izinkanNya terjadi dalam hidup kita.

Namun kembali kepada pertanyaaan di atas, ada apa dengan hidup kita, SEHINGGA dapat di serang iblis?

Jawabannya, karena kita kadang kala salah dalam menggunakan kehendak bebas kita sehingga melalui kesalahan itu lahirlah banyak persoalan dalam hidup kita, memang itu berasal dari iblis, tapi dampak dari kesalahan kita sendiri.

Sebenarnya musuh terbesar kita bukanlah iblis, karena iblis sudah di kalahkan. Tetapi musuh terbesar kita adalah DIRI KITA SENDIRI. Roh Allah yang ada di dalam kita ini selalu ingin agar jiwa dan daging kita tunduk kepada kehendakNya, bukan untuk keuntunganNya tetapi hanya untuk kebaikan kita.

Tapi daging dan jiwa kita sering tidak mau tunduk kepada kehendak Roh Kudus dan berjalan dengan kehendaknya sendiri. Akibatnya kuasa gelap pun berhasil masuk di dalam hidup kita dan mulai merosakkan kehidupan kita yang seharusnya berjalan dalam kebaikan Tuhan setiap hari.

Hidup orang Kristian itu mudah dan santai, asal saja kita mau taat dan tunduk dengan kehendak Roh Kudus, maka kita akan menghidupi rencana indahNya bagi kehidupan kita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here