Tahan Uji

0
18

Yakobus 1:12 (TB) Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

Shalom saudara-saudara, besi yang dibawa ke kilang untuk ditempa menjadi sebilah parang yang bagus, tahan, dan tajam, ia harus melalui proses pembakaran api untuk melembutkannya agar dapat dibentuk menjadi sama seperti yang dikehendaki. Api pencobaan terjadi dalam kehidupan orang kristian untuk menguji sejauh mana ketulinan imannya dihadapan Tuhan.

Apakah bentuk ujian itu?

Berikut ini adalah beberapa contoh ujian iman yang telah menimpa hidup beberapa hamba Tuhan:

Contoh 1. Iman Abraham diuji dengan perintah mengorbankan anaknya Ishak sebagai persembahan-Ibrani 11:17

Contoh 2. Iman Sadrakh, Mesakh, dan Anednego diuji dengan ancaman dibuang ke perapian yang sedang menyala-nyala jika tidak menyembah patung emas yang telah didirikan oleh raja Nabukadnezar-Daniel 3:1-30.

Contoh 3. Iman Daniel diuji dengan ancaman dilemparkan ke gua singa jika menaikkan permohonan kepada salah satu dewa atau manusia kecuali kepada raja sahaja dalam tempoh tiga puluh hari-Daniel 6:1-28.

Contoh 4. Iman Ayub diuji dengan bencana yang menyebabkan kesemua anaknya mati, kehilangan harta benda, dan penyakit kudis yang mengerikan dari telapak kaki sampai ke batu kepalanya-Ayub 2:1-13.

Contoh 5. Iman Yusuf diuji dengan penolakan oleh saudara-saudaranya sendiri, dijual ketanah Mesir, godaan dari isteri Potifar, difitnah, dan dipenjarakan-Kejadian 37:1-36; 39:1-23

Bagaimana dengan kita?apakah jenis pencobaan yang pernah kita hadapi? apakah kita tetap setia semasa dicobai, atau mungkinkah kita sudah mula membenci dan mempersalahkan seseorang kerana terjadinya masalah itu? Ingatlah jika kita berada dalam area ini bererti kita belum lulus kerana tidak tahan uji.

Mari belajar untuk tetap bertahan didalam iman walau apa pun bentuk pencobaan. Saat kita difitnah, dibenci, dihina, penolakan oleh rakan seiman sendiri, pengorbanan tidak diambil peduli, pelayanan tidak dihargai, sering sakit, sering kekurangan, dan sering dipermalukan. kesemuanya ini adalah ujian.

Ini kerana bila kita tetap setia didalam iman, tetap setia datang beribadah, tetap setia melayani Tuhan, dan tetap semangat didalam Tuhan walau sedang berada di tengah penderitaan oleh berbagai pencobaan, maka sesungguhnya kita sudah tahan uji kerana lulus ujian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here